Membuat aggregator blog menggunakan Gregarius

Bismillah,

Akhir pekan kemarin (6 Maret), sedikit iseng berencana membuat aggregator blog milik teman-teman satu angkatan SMA saya dulu. Dan entah mengapa setelah dipilih-pilih diantara aggregator yang ada,saya memilih menggunakan Gregarius sebagai aggregator. Mungkin saja hal ini disebabkan karena saya sudah cukup terbiasa dengan aggregator blog milik angkatan saya pada saat kuliah .

Berikut ini penjelasan gregarius dari situs resmi Gregarius:

Gregarius is a web-based RSS/RDF/ATOM feed aggregator, designed to run on your web server, allowing you to access your news sources from wherever you want.

  • Completely web-based (runs on your web server)
  • Simple, password-protected, administration and configuration
  • AJAX powered item tagging
  • Full-text search
  • Committed to web standards: renders XHTML/CSS, supports OPML

Gregarius is FREE software and is released under the GPL


Nah, pada awalnya saya mengira bakal cukup lama dan susah untuk melakukan set up aggregator ini. Namun ternyata, set up aggregator ini cukup mudah dan cepat. Bagian yang cukup lama adalah memasukkan satu persatu alamat blog teman-teman ke dalam aggregator dalam satu waktu.

Syarat menggunakan aplikasi ini adalah:

  1. sebuah web server yang memiliki servis PHP(4 atau 5, versi 4.3 keatas lebih dianjurkan) dan MySQL atau SQLite

Yap, cukup itu saja yang dibutuhkan. Berikut ini langkah yang dilakukan dalam proses pembuatannya:

  1. Masukkan file gregarius ke dalam web server
  2. Jika belum terekstraksi maka ekstraksi file tersebut
  3. Pada browser anda, tuju alamat dari folder gregarius diletakkan misalkan http://192.168.1.1/gregarius
  4. Pada browser, anda akan diminta untuk mengisi form untuk informasi database yang digunakan dan pengaturan pengguna administrator(ini optional)
  5. Pengisian informasi database ini sangat tergantung dari yang digunakan pada web server anda
  6. Setelah anda selesai mengisi segala hal yang ada, klik pada tombol Setup Database
  7. Tunggu beberapa saat, dan voila, aggregator telah selesai. Namun, terkadang kita juga memiliki kendala karena gregarius tidak dapat melakukan setup secara interface web.
  8. Untuk yang tidak bisa melakukan setup via web, dapat melakukan setup melalui file dbinit.php yang ada pada folder gregarius. file ini didapatkan dengan me-rename atau meng-copy file dbinit.php.sample yang isinya sebagai berikut:

    //
    // The type of database server you are using. By default
    // Gregarius will look for a MySQL database server. If you
    // would like to use an SQLite database, change accordingly
    //
    define ('DBTYPE','mysql');
    //define ('DBTYPE',"sqlite");  

    //
    // The name of your database
    //
    define ('DBNAME','database_name');

    //
    // The username to use when connecting to the database. Make sure that
    // thus user owns privileges to CREATE database tables on the above
    // database!
    //
    define ('DBUNAME','database_username');

    //
    // The password to use when connecting to the database
    //
    define ('DBPASS', 'database_password');

    //
    // If you are using a MySQL database:
    // The hostname of your database server. Unless you know
    // different this should probably be 'localhost' or '127.0.0.1'
    //
    // If you are using a SQLite database:
    // This constant must contain the full path to your database file,
    // for example: '/tmp/gregarius.db'
    // Note that the apache process must have write access privileges
    // on the given directory!
    //
    define ('DBSERVER', 'localhost');

    //
    // The table name prefix to use. If you specify anything here,
    // say 'gregarius', your database table 'channels' will be referred to
    // as 'gregarius_channels'. This is useful to avoid table collisions when
    // your hosting provider only grants you one single database and several
    // applications rely on that db.
    //
    // If this is not the case you can safely ignore this option.
    //
    //define ('DB_TABLE_PREFIX','');

    ?>

  9. Lakukan pengubahan seperlunya pada file tersebut dan simpan sebagai dbinit.php
  10. Setelah semua selesai, insyaAllah aggregator anda telah berjalan.
  11. Untuk melakukan administrasi, tuju pada bagian admin dari browser anda.

    navigasi admin
    navigasi admin
  12. Anda akan diminta memasukkan username dan password yang digunakan untuk melakukan administrasi.
  13. Kemudian masuk menggunakan username yang anda ciptakan tersebut untuk melakukan administrasi dari aggregator ini.
  14. Untuk menambahkan alamat yang akan dimasukkan ke dalam aggregator cukup tuju bagian feeds pada administrasi.
  15. Masukkan alamat pada form di bagian atas dari halaman

    feed form
    feed form
  16. Setelah anda memasukkan alamat, semua proses telah selesai.
  17. Jika anda berniat mengganti theme atau konfigurasinya dapat anda lakukan dengan memilih salah satu tombol navigasi berikut:

    tombol navigasi
    tombol navigasi

Sekian dokumentasi kali ini. Penulis sadar bahwa dokumentasi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu jika terdapat kesalahan pada penulisan atau kritik dan saran dapat dimasukkan ke dalam komentar artikel ini. Semoga dapat bermanfaat.

5 pemikiran pada “Membuat aggregator blog menggunakan Gregarius

    1. iya betul mas inas,
      sayang sekali walaupun dia sudah stabil dan dewasa pada versi 0.6.0 ini namun themesnya masih cukup sedikit yang terbaru. Mungkin mas inas atau teman-teman yang lain dapat membuat themes untuk aggregator yang bagus ini😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s