Cron pada CentOS 5.4

Bismillah,

Pada postingan kali ini saya akan berbicara tentang cron atau autotask pada sistem operasi CentOS 5.4. Akhir-akhir ini terpaksa bermain dengan yang namanya barang-barang pinguin a.k.a Linux lagi, kalau bukan karena kerjaan juga nggak mau sih sebenarnya (susah juga nyari VPS bagus dan murah yang memberi opsi sistem operasi FreeBSD, rata-rata ngasih opsinya kalau nggak pinguin ya jendela :D). Saya jadi agak tidak suka mainan barang-barang pinguin ini, gara-gara nggak standar dan setiap distro berbeda confignya lah, ini lah, itu lah capek sendiri ngapalinnya πŸ˜€ masih lebih enak mengurus mesin server yang sistem operasinya menggunakan FreeBSD atau Microsoft Windows Server :). Lanjutkan membaca “Cron pada CentOS 5.4” β†’

Aplikasi standard di laptop

Bismillah,

postingan kali ini sifatnya kurang begitu teknis dan berisi sharing mengenai aplikasi-aplikasi yang harus ada di laptop saya beberapa waktu belakangan ini. Ditulis setelah melakukan fallback dari windows 7 RC ke windows XP Home Edition, sembari mengingat-ingat aplikasi apa yang belum terdapat di laptop :D. Lanjutkan membaca “Aplikasi standard di laptop” β†’

Detik demi detik perpisahan dengan Windows 7 RC

Bismillah,

Postingan kali ini terkategori sebagai postingan tidak penting. Sesuai judulnya, sudah lama saya menggunakan Windows 7 di laptop dan desktop yang saya gunakan. Supaya menjaga paling tidak OSnya legal, maka saya masih bertahan menggunakan versi RC karena belum mampu membeli lisensinya sendiri. Berikut gambar notifikasi expire windows 7 RC saya di laptop:

notifikasi

Yah, selamat tinggal windows 7 RC. Dalam beberapa jam lagi saya akan berpisah dengan dirimu.

sekian postingan kali ini. terima kasih. πŸ˜€

Installasi WSUS(Windows Server Update Service) bagian 1

bismillah,

pada kesempatan kali ini akan mencoba berbagi pengalaman menginstallasi WSUS(Windows Server Update Service).

Apa WSUS itu? menurut sumbernya, WSUS adalah:

Windows Server Update Services (WSUS) enables information technology administrators to deploy the latest Microsoft product updates to computers that are running the Windows operating system. By using WSUS, administrators can fully manage the distribution of updates that are released through Microsoft Update to computers in their network.

sehingga, dengan mudahnya, adanya WSUS akan mereduksi bandwidth keluar dariΒ  dalam network yang digunakan untuk mengambil file-file update windows. Dengan kata lain WSUS akan menjadi repository file-file update windows di dalam jaringan lokal. Semacam repository server linux untuk melakukan update linux. Lanjutkan membaca “Installasi WSUS(Windows Server Update Service) bagian 1” β†’

masalah RAID controller Adaptec pada SuperMicro 5015B-T

bismillah,

pada postingan kali ini akan berbagi pengalaman tentang mesin server 1U merek SuperMicro dengan seri 5015B-T. mesin ini memiliki 2 RAID controller yang dapat dipilih melalui BIOS, yaitu menggunakan merek Adaptec atau menggunakan merek Intel. Berdasarkan baca-baca dari forum-forum, controller Adaptec lebih stabil. Namun, permasalahannya pada saat dicoba menginstallasi sistem operasi Windows Server 2008 SP 1 Enterprise Edition harddisk yang telah dibuat array RAID 1 dengan menggunakan controller adaptec ini tidak dapat dikenali. Menggunakan cd driver yang disediakan bersama servernya pun tidak cukup membantu dan harddisk tetap tidak dikenali. Lanjutkan membaca “masalah RAID controller Adaptec pada SuperMicro 5015B-T” β†’

installasi RANCID pada FreeBSD

Bismillah,

Pada kesempatan kali ini saya akan mendokumentasikan prosedur installasi aplikasi RANCID pada FreeBSD.

RANCID sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memiliki kepanjangan “Really Awesome New Cisco confIg Differ”, tugas aplikasi ini sendiri adalah memaintain salinan CVS terkontrol dari konfigurasi router. Dengan menggunakan aplikasi ini kita dapat menjaga salinan konfigurasi dari router-router yang kita miliki sebagai backup jika konfigurasi di router tiba-tiba berubah atau hilang, selain itu juga dapat mengetahui perubahan yang terjadi pada konfigurasi router yang dimonitor dengan menggunakan aplikasi ini.

Dokumentasi ini dibuat dengan kondisi sebagai berikut:

  1. menggunakan sistim operasi FreeBSD (versi yang digunakan pada saat dokumentasi dibuat adalah FreeBSD 7.2-RELEASE)
  2. koneksi internet untuk melakukan instalasi menggunakan port
  3. memiliki akses ke router
  4. IP address mesin yang digunakan diizinkan untuk mengakses router

Berikut ini adalah langkah-langkah melakukan instalasinya:

  1. ketikkan pada shell

    cd /usr/ports/net-mgmt/rancid

  2. ketikkan pada shell

    make install clean

  3. tunggu beberapa saat sembari aplikasi ini diinstalasi, sekadar saran pastikan anda memiliki waktu yang luang jika menginstal aplikasi ini karena jika menginstal pada sistim yang masih bersih belum banyak terisi aplikasi, instalasi ini akan memakan waktu sekitar 1 jam lebih.

sekian dokumentasi kali ini. untuk dokumentasi konfigurasi RANCID sendiri akan dibahas pada postingan berikutnya.

sekian. terima kasih. semoga bermanfaat.

Menambahkan modul PF pada kernel FreeBSD

Bismillah,

Pada kesempatan kali ini saya akan mendokumentasikan penambahan modul PF pada kernel FreeBSD. Mengenai apa itu PF berikut ini penjelasan dari situs resminya:

Packet Filter (from here on referred to as PF) is OpenBSD’s system for filtering TCP/IP traffic and doing Network Address Translation. PF is also capable of normalizing and conditioning TCP/IP traffic and providing bandwidth control and packet prioritization. PF has been a part of the GENERIC OpenBSD kernel since OpenBSD 3.0. Previous OpenBSD releases used a different firewall/NAT package which is no longer supported.

PF was originally developed by Daniel Hartmeier and is now maintained and developed by the entire OpenBSD team.

PF dikenal sebagai salah satu sistim firewall yang cukup ampuh dan bagus. Walaupun dikembangkan di sistim operasi OpenBSD dan menjadi bagian default dari sistim operasi tersebut, PF telah memiliki porting aplikasinya di FreeBSD dimulai sejak FreeBSD 5.3.

Ada beberapa cara untuk menambahkan modul PF ini sendiri ke kernel FreeBSD. Lanjutkan membaca “Menambahkan modul PF pada kernel FreeBSD” β†’